// API callback
related_results_labels({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5810297885412316870"},"updated":{"$t":"2021-07-21T21:25:05.168+07:00"},"category":[{"term":"Headline"},{"term":"sosial"},{"term":"Bandung"},{"term":"nasional"},{"term":"Garut"},{"term":"Sumedang"},{"term":"Pendidikan"},{"term":"Politik"},{"term":"ekonomi"},{"term":"Hukum"},{"term":"Bogor"},{"term":"Cirebon"},{"term":"Hankam"},{"term":"Muda"},{"term":"sukabumi"},{"term":"Tasikmalaya"},{"term":"Bekasi"},{"term":"Pangandaran"},{"term":"Ciamis"},{"term":"Cianjur"},{"term":"Karawang"},{"term":"Purwakarta"},{"term":"Cimahi"},{"term":"Depok"},{"term":"persib"},{"term":"Jabar"},{"term":"Majalengka"},{"term":"Subang"},{"term":"agama"},{"term":"jabar 3"},{"term":"jabar 4"},{"term":"Banjar"},{"term":"Indramayu"},{"term":"Priangan"},{"term":"olahraga"},{"term":"Haeadline"},{"term":"Unik"},{"term":"jabar 2"},{"term":"jabar 5"}],"title":{"type":"text","$t":"Berita Jabar Online"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Informasi Seputar Jawa Barat"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/-\/Cimahi?alt=json-in-script\u0026max-results=8"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/search\/label\/Cimahi"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"5"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"8"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5810297885412316870.post-2260686323805126280"},"published":{"$t":"2016-10-03T09:06:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2016-10-03T09:09:17.041+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Bandung"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cimahi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Headline"}],"title":{"type":"text","$t":"Angkutan Terbatas, Sampah Banyak tak Terangkut di Cimahi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\u003Cdiv xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/1999\/xhtml\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-7KK4cPdLd20\/V_G9J_F9QRI\/AAAAAAAABhE\/cE_BcUFJG3M\/s2560\/%25255BUNSET%25255D.jpg\" onblur=\"try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"266\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-7KK4cPdLd20\/V_G9J_F9QRI\/AAAAAAAABhE\/cE_BcUFJG3M\/s400\/%25255BUNSET%25255D.jpg\" style=\"display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center;\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003EKeterbatasan kendaraan pengangkutan sampah yang dimiliki Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cimahi mengakibatkan pengangkutan sampah sering mengalami keterlambatan. Penumpukan di sejumlah titik tempat penampungan sementara sampah pun tak bisa dihindarkan.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EKepala Bidang Kebersihan DKP Kota Cimahi Djani Ahmad Nurjani menyebutkan, saat ini pihaknya memiliki 35 truk sampah dan 28 armada pengangkut sampah liar. Dari jumlah tersebut, tak seluruh kendaraan dalam kondisi baik.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\"Kalau ada satu atau dua armada yang berupa truk itu harus diservis, ya lumayan jadi kendala. Apalagi kalau ada empat truk yang diservis, kami pasti kerepotan. Namun, kami selalu berusaha untuk mengatasinya,\" kata Djani, akhir pekan lalu.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EMenurut dia, dari 35 truk sampah yang dimiliki DKP hanya sekitar 20 truk yang dalam kondisi baik. Djani menilai, truk lainnya yang berusia lebih dari 10 tahun sering mogok dan cukup rentan mengalami kerusakan. Padahal, pihaknya mesti melayani pengangkutan sampah di 312 RW di seluruh Cimahi.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\"Setiap hari, volume sampah di Cimahi itu mencapai 170 ton, kadang-kadang malah lebih,\" ujarnya. Guna mengakali sampah yang tak terangkut karena kendaraannya rusak, maka kendaraan lainnya yang bisa dioperasikan terpaksa melakukan pengangkutan sampah dua sampai tiga kali.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EMenurut Djani, volume sampah yang dihasilkan masyarakat berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Walaupun luas wilayah Cimahi tergolong kecil, namun jumlah penduduknya terbilang padat, yakni sekitar 600.000 jiwa. \"Otomatis hal itu membuat volume sampah cukup tinggi,\" ujarnya.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EBerdasarkan informasi dari Balai Pengelolaan Sampah Regional Jawa Barat, terang dia, idealnya pengangkutan sampah di Cimahi menggunakan 58 truk sampah. Jumlah tersebut ialah truk yang dikerahkan di Kota Jambi, yang dari karakteristik luas wilayah dan kepadatan penduduknya hampir serupa dengan Kota Cimahi.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ETerkait dengan biaya operasional pengangkutan sampah, Djani menyebutkan bahwa anggaran yang dialokasikan ialah sekitar Rp 10 miliar. \"Masih menurut BPSR, ideal anggaran untuk operasional sampah itu sekitar Rp 23 miliar per tahun,\" ujarnya.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EDjani mengaku, pihaknya telah berupaya agar armada dan anggaran kebersihan mendapat penambahan. Akan tetapi, hal tersebut terbentur oleh keterbatasan APBD Cimahi. \"Tiap tahun kami selalu mengajukan ke APBD, tapi anggrannya terbatas. Ditambah, Pemkot punya program pembangunan prioritas,\" katanya.***\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EPR021016\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/feeds\/2260686323805126280\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2016\/10\/angkutan-terbatas-sampah-banyak-tak.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2260686323805126280"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2260686323805126280"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2016\/10\/angkutan-terbatas-sampah-banyak-tak.html","title":"Angkutan Terbatas, Sampah Banyak tak Terangkut di Cimahi"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-7KK4cPdLd20\/V_G9J_F9QRI\/AAAAAAAABhE\/cE_BcUFJG3M\/s72-c\/%25255BUNSET%25255D.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5810297885412316870.post-2302436381246772454"},"published":{"$t":"2014-12-09T17:00:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2014-12-11T00:47:56.119+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Bandung"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cimahi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Hankam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Jabar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Pembunuhan Siswi SMK Cimahi Di Pakuhaji Terungkap"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\u003Cdiv class=\"content\" style=\"background-color: white; clear: both; color: #002361; font-family: Calibri, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 15px;\"\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/us.images.detik.com\/content\/2014\/09\/23\/486\/155812_mayatperempuanpakuhaji.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/us.images.detik.com\/content\/2014\/09\/23\/486\/155812_mayatperempuanpakuhaji.jpg\" height=\"300\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003ECIMAHI, Kematian Minarti Nuraeni (16) di ladang milik warga di Desa Pakuhaji Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat akhirnya terpecahkan. Siswi SMK di Kota Cimahi itu dibunuh oleh pacarnya yang sedang mabuk.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EPelaku yaitu Arif Sutiawan alias Aris Rohmat (20). Arif merupakan pekerja serabutan, warga Kp. Babakan Kidul RT 6 RW 14 Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EMenurut Erwin, kasus pembunuhan Minarti terungkap dari hasil penelusuran telefon seluler oleh tim informasi teknologi (IT) Polres Cimahi.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003E\"Kita memeriksa 9 orang saksi, lalu mengerucut ke satu orang terutama dari hasil pemeriksaan IT terhadap nomor-nomor yang menghubungi korban sebelum kejadian,\" kata Kapolres Cimahi AKBP Erwin Kurniawan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EKorban dibawa pacaran ke Pakuhaji, karena kondisi tanah curam korban terjatuh dan kaki kanannya patah karena tertimpa sepeda motor. Dalam kondisi panik, pelaku malah mencekik leher korban dan memukulkan batu bata ke kepala korban bagian kening, dan membekam korban menggunakan jaket. \"Dalam kondisi sekarat, korban disetubuhi,\" tuturnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003ETersangka dijerat pasal 338 dan atau 365 dan atau 286 KUHPidana. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003ESaat ditanya, tersangka Arif mengaku dirinya tak ada motif apapun saat membunuh Minarti. \"Itu karena ketakutan saja, apalagi saya lagi mabuk jadi panik saat lihat dia jatuh dan kakinya patah,\" ujarnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EKasus bermula saat 22 September 2014 malam, Minarti yang merupakan siswa kelas X SMK PGRI 1 itu keluar dari rumahnya di Cisangkan Hilir Jln. KH. Usman Dhomiri RT 1 RW 3 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EHingga keesokan harinya, Minarti belum pulang ke rumah dan telefon genggamnya tak bisa dihubungi.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EKeluarga mendeteksi Minarti menjadi korban pembunuhan setelah melihat pemberitaan di media terkait temuan jasad perempuan muda di ladang sayuran Desa Pakuhaji Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003ESaat ditemukan warga, kondisi korban mengenaskan dengan bagian celana melorot, wajah penuh lebam, kaki patah, serta luka di bagian kemaluan akibat diperkosa. (Ririn Nf\/PR)**\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/feeds\/2302436381246772454\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/12\/pembunuhan-siswi-smk-cimahi-di-pakuhaji.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2302436381246772454"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2302436381246772454"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/12\/pembunuhan-siswi-smk-cimahi-di-pakuhaji.html","title":"Pembunuhan Siswi SMK Cimahi Di Pakuhaji Terungkap"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5810297885412316870.post-2257073684216968985"},"published":{"$t":"2014-12-02T16:00:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2014-12-02T16:00:03.629+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cimahi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Politik"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Warga Cimahi Harapkan Walikotanya Siap Terima Kritik Dan Saran"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\u003Cdiv class=\"content\" style=\"background-color: white; clear: both; color: #002361; font-family: Calibri, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 15px;\"\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-bqs7VlFsrvU\/TapDTUVpGMI\/AAAAAAAAAEc\/YIVEE0K9EsI\/s320\/cimahi.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-bqs7VlFsrvU\/TapDTUVpGMI\/AAAAAAAAAEc\/YIVEE0K9EsI\/s320\/cimahi.jpg\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003ECIMAHI, Beragam keluhan pemerintahan Wali Kota Cimahi Atty Suharti yang marak di media sosial diakibatkan tersumbatnya keran komunikasi. Warga berharap pemerintah mau menerima saran dan kritikan dari warga, termasuk berinteraksi lewat media sosial.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EAdministrator grup FB UC mencatat sedikitnya muncul lebih dari 10 postingan keluhan dan kekecewaan masyarakat akan kinerja pemerintahan di Kota Cimahi.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003E\"Yang komentar jumlahnya ratusan, mayoritas menyampaikan hal serupa bahwa warga ingin perubahan di Kota Cimahi,\" ujar salah satu admin, Heru Hermawan, saat ditemui di Waroeng Kongres Jln. Kamarung Kota Cimahi, Senin (1\/12\/2014).\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EGrup FB UC dikelola 6 orang administrator, diantaranya Heru Hermawan, Binbin Hadian, Meidy Januar, dan Ferry Pedro. Grup dibentuk sekitar 2011 untuk menampung berbagai aspirasi dan inspirasi dari warga dengan jumlah anggota hingga 12.000 orang.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EPihak admin tak menyangka grup FB kini jadi tempat curhat warga atas kinerja Wali Kota Cimahi. \"Sebetulnya kurang tepat kalau disebut membully, lebih pas berupa kritikan karena cinta kepada Cimahi,\" katanya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003ESelama ini, masyarakat susah menyampaikan asapirasi kepada pemerintah baik langsung tidak langsung. Layanan Pesan Penduduk (Pesduk) lewat SMS center pun dirasa kurang merespon, akhirnya media sosial menjadi pilihan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003E\"Terlepas ditanggapi atau tidak, minimal keluhan ada yang tersalurkan. Dilihat dari sisi positif bahwa masyarakat bisa menyampaikan uneg-uneg tanpa jalur formal. Kalau bisa, bikin juga akun media sosial untuk berinteraksi dengan warganya, sesuai dengan slogan Cimahi Cyber City,\" ucapnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"color: black; margin-bottom: 0.9em; margin-top: 0.9em;\"\u003EDengan munculnya fenomena warga curhat di media sosial, lanjutnya, diharapkan ada respon dari Wali Kota Cimahi dan DPRD Kota Cimahi. \"Harus ada sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan legislatif. Kritikan ini karena kecintaan kepada Cimahi,\" katanya. (Ririn Nf\/PR)***\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/feeds\/2257073684216968985\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/12\/warga-cimahi-harapkan-walikotanya-siap.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2257073684216968985"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2257073684216968985"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/12\/warga-cimahi-harapkan-walikotanya-siap.html","title":"Warga Cimahi Harapkan Walikotanya Siap Terima Kritik Dan Saran"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-bqs7VlFsrvU\/TapDTUVpGMI\/AAAAAAAAAEc\/YIVEE0K9EsI\/s72-c\/cimahi.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5810297885412316870.post-137264830771394333"},"published":{"$t":"2014-12-01T05:52:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2014-12-02T09:50:45.590+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cimahi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Politik"}],"title":{"type":"text","$t":"Walikota Cimahi Ramai-ramai Di-bully Warganya"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\u003Cdiv class=\"mobile-photo\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-FWtas2xhsDE\/VHuf1nkhUmI\/AAAAAAAAAr8\/SpcdaqC3pzc\/s1600\/%253D%253Futf-8%253FB%253FYnBqcy1wZXJlc21pYW4tZ2VkdW5nLWNpbWFoaS5qcGc%253D%253F%253D-790214\"\u003E\u003Cimg alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-FWtas2xhsDE\/VHuf1nkhUmI\/AAAAAAAAAr8\/SpcdaqC3pzc\/s320\/%253D%253Futf-8%253FB%253FYnBqcy1wZXJlc21pYW4tZ2VkdW5nLWNpbWFoaS5qcGc%253D%253F%253D-790214\" id=\"BLOGGER_PHOTO_ID_6087635064825401954\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003ECIMAHI,  Wali Kota Cimahi, Atty Suharti ramai-ramai di-bully warganya di media sosial (medsos) terutama di Facebook. Atty dianggap sebagai Wali Kota yang tidak becus bekerja serta pemimpin yang tidak pro rakyat kecil. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EBerdasarkan pantauan, di jejaring medsos yaitu Facebook dengan akun \"UrangCimahi\", Wali Kota Cimahi menjadi bahan perbincangan para netizen, sebutan untuk para pengguna medsos di dunia maya. Para netizen ramai-ramai mem-bully\" Atty karena dinilai tidak becus bekerja.Atty Suharti ramai-ramai disebut para netizen yang mayoritas merupakan warga Kota Cimahi sebagai Wali Kota yang tidak pro rakyat.  \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESalah satu buktinya, meski didemo belasan kali oleh para buruh, tak sekali pun Wali Kota Cimahi mau bertemu atau sekedar bertatap muka dengan para buruh. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ETak hanya itu, Wali Kota Cimahi juga dianggap tidak becus mengurus dan menyelesaikan berbagai permasalahan di Kota Cimahi terutama banjir yang akhir-akhir ini sering menyergap beberapa daerah di Kota Cimahi yang sebelumnya dipimpin oleh suami Atty,Itoc Tochija. \u003Cbr \/\u003E(zam\/TJ) \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ELive from BlackBerry® on esia max-d, Internet Max, Biaya Mini.\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/feeds\/137264830771394333\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/12\/walikota-cimahi-ramai-ramai-di-bully.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/137264830771394333"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/137264830771394333"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/12\/walikota-cimahi-ramai-ramai-di-bully.html","title":"Walikota Cimahi Ramai-ramai Di-bully Warganya"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-FWtas2xhsDE\/VHuf1nkhUmI\/AAAAAAAAAr8\/SpcdaqC3pzc\/s72-c\/%253D%253Futf-8%253FB%253FYnBqcy1wZXJlc21pYW4tZ2VkdW5nLWNpbWFoaS5qcGc%253D%253F%253D-790214","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5810297885412316870.post-2375854360470223431"},"published":{"$t":"2014-11-27T14:03:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2014-11-28T00:31:57.143+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cimahi"}],"title":{"type":"text","$t":"Polisi Gelar Operasi Zebra Cimahi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\u003Cdiv class=\"mobile-photo\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-XbM2Om3urms\/VHbMwLXPf0I\/AAAAAAAAAlA\/AAUZTvMcyKQ\/s1600\/%253D%253Futf-8%253FB%253FcG9saXNpLXRpbGFuZy1wZWxhbmdnYXItbGFsdS1saW50YXMuanBn%253F%253D-708550\"\u003E\u003Cimg alt=\"\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-XbM2Om3urms\/VHbMwLXPf0I\/AAAAAAAAAlA\/AAUZTvMcyKQ\/s320\/%253D%253Futf-8%253FB%253FcG9saXNpLXRpbGFuZy1wZWxhbmdnYXItbGFsdS1saW50YXMuanBn%253F%253D-708550\" id=\"BLOGGER_PHOTO_ID_6086277074493865794\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003ECIMAHI, Masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya yang hendak bepergian dengan menggunakan kendaraan bermotor agar terlebih dahulu melengkapi surat-surat kendaraan Anda seperti SIM dan STNK. Pasalnya, hari ini jajaran Satlantas Polres Cimahi akan menggelar operasi zebra. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EKegiatan operasi zebra ini rencananya akan dilaksanakan di sejumlah titik wilayah hukum Polres Cimahi yang meliputi Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESasaran operasi zebra ini adalah terutama kendaraan roda dua. Polisi akan memeriksa kelengkapan SIM, STNK serta kelengkapan kendaraan seperti pengalaan lampu besar pada sepeda motor dan lainnya. (TJ\/zam) \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ELive from BlackBerry® on esia max-d, Internet Max, Biaya Mini.\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/feeds\/2375854360470223431\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/11\/polisi-gelar-operasi-zebra-cimahi.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2375854360470223431"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5810297885412316870\/posts\/default\/2375854360470223431"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.beritajabaronline.co.vu\/2014\/11\/polisi-gelar-operasi-zebra-cimahi.html","title":"Polisi Gelar Operasi Zebra Cimahi"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-XbM2Om3urms\/VHbMwLXPf0I\/AAAAAAAAAlA\/AAUZTvMcyKQ\/s72-c\/%253D%253Futf-8%253FB%253FcG9saXNpLXRpbGFuZy1wZWxhbmdnYXItbGFsdS1saW50YXMuanBn%253F%253D-708550","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}}]}});